Rakor Bulanan Pemcam Pagerageung

oleh -4 views
Rakor Bulanan Pemcam Pagerageung

TASIKMALAYA, (PERAKNEW).- Pemerintah Kecamatan Pagerageung, Kabupaten Tasikmalaya, Provinsi Jawa Barat melaksanakan Rapat kordinasi (Rakor) bulanan, bertempat di Aula Pemcam Pagerageung, Senin (18/03/2019) siang.

Hadir dalam kesempatan itu, Plt Camat, Kepala UPT Puskesmas, Kepala UPT pendidikan, para kepala desa, Kepala KUA, kader, tokoh agama dan tokoh masyarakat.

Plt Camat Pagerageung, Wawan Suhawan ditemui usai pelaksanaan Rakor menyampaikan kepada Perak, bahwa kegiatan rakor tersebut merupakan agenda rutin bulanan yang diisi untuk menampung apirasi melalui masukan-masukan atau sering mengenai pelayanan kepada masyarakat, terutama yang sedang trend dalam pembahasan sekarang ini mengenai ODF.

“Saya sampaikan kepada kepala desa, bahwa jangan terlalu banyak sosialisasi, tetapi yang penting endingnya karena dari 10 desa di Kecamatan Pagerageung ini, baru 3 desa yang sudah memenuhi target ODF, sementara yang 7 desa lagi belum melaksanakan,” katanya.

Padahal, terang Wawan, pemerintah sudah mempasilitasi dana bantuan keuangan dari Pemkab untuk desa, yaitu ADD dan termasuk didalamnya ada semacam bantuan kredit ringan dari pihak perbankkan untuk desa, serta yang sudah dilaksanakan melalui program Jaminan Idaman Masyarakat (JIMAT) oleh kader-kader sudah terlaksana di 10 desa baru 30%.

“Pelaksanaan rapat minggunya di laksanakan di setiap minggu pertama dengan kepala desa, minggu kedua dengan sekdes, minggu ketiga Kasi Pemerintahan dan minggu ke empat dengan unsur Kewilayahan/punduh,” imbuhnya.

Tambah Wawan, “Berharap kepada para pemangku kebijakan dan stakeholder yang ada di lingkungan Kecamatan Pagerageung ini, bisa memberikan pelayanan prima kepada masyarakat,” pungkasnya.

Sementara, Plt Ketua TP PKK Kec. Pagerageun, Heni Latifah, S.Sos., menyampaikan, bahwa saat ini di landa kerisis mental, “Iya karena melihat berbagai kejadian-kejadian di lingkungan, terutama kenakalan remaja sekarang sudah keluar dari koridor-koridor yang seharusnya dengan adanya penyelewengan tindak kekerasan sekseual, tawuran, narkoba dan lain sebagainya,” katanya.

Lanjut dia, “Itu kembali lagi kepola asuh anak dan remaja yang harus di terapkan, karena peran orang tua itu sangat penting dalam pembentukan karakter dan mental anak dengan menerapkannya sedini mungkin, bagaimana anak tersebut nantinya menjadi anak yang bermartabat, bermoral, bertanggung jawab dan di siplin,” ujarnya.

Siap menghadapi berbagai terpaan tambah Heni, bahwa cobaan dan masalah di dalam kehidupan anak sekarang, ada pengaruh positif dan negatif yang di akibatkan dari globalisasi sehingga sekarang kita mudah mendapatkan informasi baik melalui televisi, majalah, koran, radio atau pun hp.

“Informasi yang mau kita gali sangat mudah dan kita mempunyai kepuasan tersendiri ketika apa yang kita cari itu di dapat, di sisi lain jangan menutup mata, bahwa anak-anak yang ada di sekitar kita itu harus di perhatikan dan harus di arahkan, mana yang harus di buka dari akun atau Web apa,” ujarnya.

“Terkadang di sekitar lingkungan kita saja, melihat anak tetangga melakukan hal yang kurang baik terkadang di biarkan, karena alasanya bukan anak kita ini. Tanpa kita sadari lingkungan juga berpengaruh besar untuk pembentukan karakter anak dan anak bisa terpengaruhi sangat besar oleh lingkungan, selain dari keluarga juga. Pada saat di rumah, orang tua harus berperan dalam mendidik anak yang beralih tugas guru,” paparnya. (Fauzi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *