oleh

PPI-KJA Waduk Jatiluhur Tolak Keras Rencana Pemkab Purwakarta Hapus KJA

PURWAKARTA, (PERAKNEW).- Petani/Nelayan Keramba Jaring Apung Waduk Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta memprotes dan menolak rencana Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purwakarta yang akan menghilangkan budidaya ikan Keramba Jaring Apung (KJA) di wilayah Waduk Jatiluhur-Purwakarta.

Protes ini dituangkan dalam petisi yang ditandatangani oleh para nelayan yang tergabung dalam Petani Pembudidaya Ikan Keramba Jaring Apung (PPI-KJA).

banner 728x90

Atas hal itu, Ketua PPI-KJA, Yana menegaskan, “Anggapan jika KJA mencemari lingkungan, sangat tidak betul. Selama ini kami sudah melakukan kajian, bahkan ada salah seorang Dekan di Universitas ternama di Provinsi Jabar yang mengungkapkan, bahwa KJA tidak mencemari lingkungan. Pemberian pakan berlebihan dituding sebagai penyebab tercemarnya lingkungan. Dasarnya apa, menuduh KJA mencemari lingkungan, kajiannya darimana. Jangan asumsi yang dipakai,” tegas Yana, di Kantor PPI-KJA Waduk Jatiluhur, Jum’at (02/11/18).

Yana menambahkan, “Kami siap ditata oleh pemerintah dan melakukan dialog, akan tetapi kalau pemerintah tetap bersikukuh untuk menghapus KJA, kami akan melakukan perlawanan,” ujarnya.

Ada ribuan nelayan ungkap Yana, yang menggantungkan hidupnya disini, pemerintah pusat maupun daerah harus meninjau ulang peraturan pembatasan dan penghapusan KJA, serta melakukan dialog dengan pembudidaya ikan.

“Jangan benturkan kami dengan TNI. Kami disini hanya usaha untuk menghidupi keluarga dan waduk adalah rumah kami dan hidup kami,” tandas Yana. (Hamid)

Berita Lainnya