oleh

Peletakan Batu Pertama Pembangunan Jalan Rp197 Milyar Oleh Plt Bupati KBB

Cloud Hosting Indonesia

KBB, (PERAKNEW).- Sekian lama menunggu, akhirnya Pembangunan Jalan di Kabupaten Bandung Barat (KBB) untuk Wilayah selatan tahap pertama, yang dimulai dari Selacau hingga Gununghalu dengan target kalender kerja selama 7 (tujuh) Bulan pekerjaan yang memakan anggaran Rp197 Miliar mulai direalisasikan.

Dimulainya pembangunan jalan ini, dengan ditandai seremonial Ground Breaking (Peletakan batu pertama) oleh Pelaksana Tugas (Plt) Bupati KBB, Hengki Kurniawan, di Alun-Alun Kecamatan Cililin, Jum’at, (28/05/2021).

banner 728x90

Plt Bupati KBB, Hengki Kurniawan mengatakan,
“Alhamdulillah hari ini kita menjadi saksi sejarah bersama menyaksikan prosesi peletakan batu pertama perbaikan jalan wilayah selatan mulai dari Selacau sampai Gununghalu, dengan biaya yang dikeluarkan untuk tahap pertama ini sebesar Rp197 Miliar,” ujar Hengki dalam sambutannya.

Hengki menyebut, nilai anggaran tersebut, bukanlah angka yang kecil, apalagi ditengah pandemi Covid-19 dengan Pendapatan Asli Daerah (PAD) KBB yang menurun, namun pembangunan ini tetap berjalan meski terlambat, “Ini merupakan bentuk komitmen kita memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat dengan harapan dengan perbaikan jalan di wilayah selatan ini, ekonomi masyarakat bisa tumbuh, kesejahteraan masyarakat dapat tercapai,” ucapnya.

Tamu undangan yang hadir dalam kegitan peletakan batu pertama tersebut, yaitu jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Pejabat terkait, camat, kepala desa dan tamu undangan lainnya, “Ikhtiar yang kita lakukan pada hari ini ingin menciptakan masa depan KBB yang lebih baik, khususnya di wilayah selatan, semoga industri pariwisata jadi bisa berkembang di wilayah Selatan,” lanjut Hengki.

Disebutkan juga oleh Hengki, yang harus dipikirkan oleh masyarakat, Camat, Kades dan anak muda di KBB Selatan agar bisa kreatif dan inovatif, hingga bisa membuat wilayah selatan menjadi tujuan kunjungan dan wisatawan menghabiskan uangnya, “Membangun KBB harus bersama, tidak bisa sendiri-sendiri. Bupati bukan Superman atau Superhero yang bisa menyelesaikan masalah seorang diri. Inilah perlunya kolaborasi Pentahelix, antara Pemerintah, Swasta, Pelaku Usaha, Akademisi, Masyarakat dan Media, dimana semua bersatu bergotong royong,” sebutnya.

Dikatan Hengki, dirinya mengajak seluruh Pengusaha dan Perusahaan di KBB untuk memaksimalkan CSRnya dalam mensukseskan pembangunan di KBB, karena masih banyak jalur jalan yang masih belum diperbaiki,
“Saya juga minta OPD lebih agresif mengakses anggaran baik itu dari Provinsi maupun Pusat, karena sebenarnya anggaran dari pusat cukup besar. Jika tidak ada kemauan dari kita, akan sulit melakukan pembangunan terutama di tengah pandemi ini,” katanya.

Hengki juga meminta kepada pelaksana proyek agar meningkatkan kualitas jalan yang dibangun dan berharap bisa selesai tepat waktu tidak ada halangan, “Untuk masyarakat agar sabar, karena mungkin sementara akan terjadi kemacetan. Kurang lebih 7 bulan atau 210 hari perbaikan jalan di selatan ini bisa selesai jika tepat waktu. Semoga semua diberi kelancaran,” tuturnya.

Hal tak jauh berbeda diungkapkan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) KBB, Adang Safa’at yang bersyukur proses pembangunan jalan di wilayah selatan sudah bisa dimulai.

Adang Safa’at juga mengatakan,
“Alhamdulillah hari ini, mulai kita wujudkan yang menjadi keinginan dan harapan masyarakat tentang jalan di selatan KBB. Pola pengerjaannya jalan ini akan dibagi 3 fase, awal, tengah dan ujung. Saat ini tahap pertama. Untuk pengerjaan tahap kedua sedang diproses,” pungkas  Adang.

Dijelaskannya, anggaran pembangunan jalan tersebut, menggunakan dana pinjaman PT Sarana Multi Infrastruktur (PT SMI).

Selanjutnya juga dilakukan pelebaran jalan sebesar 4-8 meter di beberapa ruas titik dan setelah pembangunan akan dilakukan proses pemeliharaan untuk menjaga jalan agar tidak cepat rusak, “Kerusakan jalan biasa karena alam. Namun kita akan lakukan pemeliharaan setelah pembangunan, agar kualitas jalan bisa terjaga. Minta do’a seluruh masyarakat agar pembangunan lancar bisa berjalan sesuai target,” tegasnya memohon do’a. (Rushendi) 

Berita Lainnya