Pantura Subang Butuh RSUD dan Damkar Ketua Apdesi Kec. Patokbeusi Turut Mendukung

oleh
Pantura Subang Butuh RSUD dan Damkar Ketua Apdesi Kec. Patokbeusi Turut Mendukung
Pantura Subang Butuh RSUD dan Damkar Ketua Apdesi Kec. Patokbeusi Turut Mendukung

Pantura Subang Butuh RSUD dan Damkar Ketua Apdesi Kec. Patokbeusi Turut Mendukung
PANTURA, (PERAKNEW).- Keberadaan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dan Pemadam Kebakaran (Damkar) sangat dibutuhkan di Wilayah Pantai Utara (Pantura) Subang. Pasalnya, dua fasilitas pelayanan inti tersebut sangat dibutuhkan oleh masyarakat pantura itu, guna terciptanya pelayanan yang terdekat serta maksimal, dalam hal ini dari Pemerintah Daerah (Pemda) Subang.

Minyikapi hal itu, Ketua Asosiasi Perangkat Desa (Apdesi) Kecamatan Patokbeusi, Kabupaten Subang, Udin secara antusias mendukung penuh atas dua fasilitas pelayanan inti tersebut, “saya atas nama Apdesi di Kecamatan Patokbeusi mendukung keberadaan dua fasilitas pelayanan maksimal dan terdekat di Pantura tersebut terutama RSUD, karena dengan RSUD Ciereng berada di Wilayah Subang Kota saat ini, jarak tempuhnya jauh dan jalannya rusak, sehingga masyarakat/ pasien keadaan darurat selalu kami bawa ke rumah sakit luar daerah, seperti ke Kab. Karawang dan Purwakarta, akibatnya banyak asset daerah yang dilimpahkan ke luar daerah tersebut,” ungkapnya.

Lanjutnya, “pernah mencoba, beberapa pasien yang keadaannya darurat kami bawa ke RSUD Ciereng, namun mereka keburu nge-drop bahkan meninggal dunia, ya mungkin itu sudah takdir, tetapi untuk lebih baiknya, serta mampu memberikan pelayanan maksimal terhadap masyarakat, kami berharap pemerintah, melalui APBD menganggarkan dana untuk pengadaan fasilitas dan pembangunan RSUD juga Damkar di Pantura ini,” tandas Udin di kantornya.

Sebelumnya, seperti pemberitaan Perak di edisi 119, Ketua Umum Forum Masyarakat Peduli Asep Sumarna Toha mengungkakan, “minimnya sarana dan prasarana alat-alat dan pelayan kesehatan di beberapa puskesmas daerah Pantura sungguh memperihatinkan, mengakibatkan warganya harus berobat keluar kabupaten terdekat untuk mendapatkan hasil kesehatan yang maksimal. Maka sepantasnya Pantura Subang memiliki rumah sakit daerah,” ungkapnya.

Asep menambahkan, Pantura juga butuh armada damkar, sebab, dari beberapa kejadian, tim pemadam kebakaran telat datang sehingga api terlanjur membesar. Hendra/ Asep Sukmara 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *