oleh

Musdesus Cileuleus Pendataan Berbasis SDGs

TASIKMALAYA, (PERAKNEW).- Pemerintah Desa Cileuleus telah melaksanakan Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) Penetapan hasil pendataan tahun 2021 berbasis Sustainable Development Goals (SDGs), bertempat di Gedung Olahraga Desa Cileuleus, Kecamatan Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya, Provinsi Jawa Barat, Sabtu (05/06/2021).

Setelah dilakukan pembahasan dan diskusi terhadap materi, seluruh peserta Musdesus menyepakati beberapa hal yang berketetapan menjadi kesepakatan, yaitu pertama, Kegiatan sudah berjalan dari 26 April sampai dengan melalukan pendataan individu, keluarga, RT/RW dan desa dengan data pencapaian, desa 1, data RT/RW 24, data keluarga 1.410, data invidu 4.193, kedua, Mendata kategori data individu, pekejaan, penghasilan, kesehatan, disabilitas, dan pendidikan telah mencapai 100%, ketiga, Mendata kategori data rumah tangga, pemukiman, akses pendidikan, akses kesehatan, akses tenaga kesehatan, dan akses sarana prasarana  telah mencapai 100%.

banner 728x90

Keempat, Mendata Rukun Tetangga, lokasi, pengurus, lembaga ekonomi, industri, sarana ekonomi, fasilitas ekonomi, infrastruktur, lingkungan, bencana, mitigasi bencana, sarana pendidikan, kesehatan, kejadian kemasyarakatan, keagamaan, tindak kejahatan, dan kegiatan telah mencapai 100%, kelima, Mendata kategori data desa, lokasi, pemerintah desa, musyawarah desa, regulasi APBDes, aset desa, layanan, kerjasama desa, LKD, BUMDes, dan infrastruktur telah mencapai 100%, keenam, Tanggal penyelesaian upload selambat-lambatnya 30 hari dari penandatanganan berita acara dan terakhir, Keputusan diambil secara musyawarah mufakat.

Ditandatangani oleh Ketua BPD Cileuleus selaku Pimpinan Musdesus,  M Sihabudin Asmizani, S.Pd., M.Pd., Pendamping lokal desa, Muhamad Nur, S.Ag, Ketua Pokja sekaligus selaku Plt. Kepala Desa Cileuleus, Yani Suryani, Perwakilan Masyarakat, Wahyu Wibiksana, H. Maman dan Warlina.

Dalam kegiatan itu, menghadirkan beberapa nara sumber, diantaranya Camat Cisayong,  Drs. Yayat Suryatna, Pendaming Desa,  Taufiq Hidayat, S.PT., dan Ketua Pokja,  Yani Suryani, serta Notulen dari anggota BPD, yakni Cep Ana.

Dihadiri pula oleh petugas pendata dari 4 Kadusunan sebanyak 14 orang, RT, RW, Babinsa, Babinkamtibmas dan perangkat desa.

Camat Cisayong,  Drs. Yayat ditemui usai kegiatan Musdesus mengatakan, “Plt Kepala desanya menguasai, di 13 desa pendataan berbasis Sustainable Development Goals, Alhamdulillah di Kecamatan Cisayong berjalan dengan lancar  termasuk sekarang ini. Pembangunan di desa adalah pembangunan yang berkelanjutan untuk ujungnya adalah, desa tanpa kelaparan, desa tanpa kemiskinan, dan desa sehat sejahtera.  Sebagian besar di wilayah Kecamatan Cisayong susdah melaksannakan Musdesus penetapan ini,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua BPD Cileuleus, M Sihabudin Asmizani menyampaikan, “Alhamdulillah sejak dari perjalanan pertama 26 April sampai 31 Mei dengan 14 relawan, kita melaksanakan pendataan SDGs (Sustainable Development Goals) di Desa Cileuleus dengan postur secara garis besar 4 ke wilayahan 4 RW, 24 RT. Kemudian terangkat dengan hasilnya, jumlah KK 1.410 dan jumlah individu 4.190 yang barusan sudah sama-sama dalam Musdesus (Musyawarah Desa Khusus) kita tetapkan bersama masyarakat semuanya,” tuturnya.

Asmi sapaan M Sihabudin menambahkan, harapan kedepan tentu ini menjadi dasar, menjadi acuan, terutama untuk khusus Desa Cileuleus karena kita harus menyusun RPJMDes, “Nanti Insyaallah setelah ada hasilnya, setelah selesai proses input kita akan langsung turun roadshaw untuk melaksanakan menggali aspirasi masyarakat yang didasarkan pada hasil input SDGs tersebut,” ujarnya.

Lanjut Asmi, hasil pendataan sekarang dengan yang lama tentu ada perbedaan, tidak bisa dipungkiri, karena setiap hari ada bayi yang lahir, “Tapi secara garis besar untuk Desa Cileuleus, saya mendapat laporan, indek desa membangunnya  Alhamdulillah masih dalam kategori maju. Mudah-mudahan kedepannya, kita bisa tingkatkan dan harapannya menjadi desa mandiri,” pungkasnya. (Fauzi)

 

Berita Lainnya