MPB Ajak Untuk Berbagi Bantu Orang Kurang Mampu

oleh -6 views

PURWADADI-SUBANG, (PERAKNEW).- Dakwah melalui gerakan, terbukti mampu menumbuhkan kesadaran dan kepedulian umat Islam terhadap sesama. Realitas sosial yang tidak luput dari berbagai persoalan, sejatinya menjadi tanggung jawab bersama. Apalagi Islam sudah mengajarkan kepada umatnya akan pentingnya membantu mereka yang membutuhkan.

Hal inilah yang menjadi dasar bagi Komunitas Muslim Berbagi (MPB) Purwadadi, Kabupaten Subang untuk terus bergerak dan berbagi kebahagiaan terhadap sesame.

Ketua MPB Purwadadi, Yayan Suryano mengungkapkan, bahwa MPB terbentuk secara independen dan bergerak dibidang social, “Maksud dan tujuannya adalah membantu orang-orang yang kurang mampu di Wilayah Purwadadi. Alhamdulillah, lambat laun MPB mulai berkembang dengan mengajak teman-teman lain untuk ikut bergerak, sehingga cakupan untuk membantu orang lain yang kurang mampu lebih luas lagi,” ujarnya kepada Perak, belum lama ini.

Yayan melanjutkan, “Berbagai kegiatan sosial sudah kita laksanakan, diantaranya setiap Hari Jum’at, kami berbagi nasi bungkus dan air minum gratis. Awalnya kami hanya menyediakan 70 bungkus. Alhamdulillah sekarang sudah mencapai 400-500 bungkus,” ungkapnya.

Masih menurutnya, “MPB juga membangun rumah tidak layak huni milik Mak Sewi, di Dusun Tumaritis, Desa Purwadadi, memberikan santunan kepada Unengsih di Dusun Karang Sambung, kursi roda buat Yuli, peralatan bayi buat Atin yang sedang hamil 8 bulan, akan tetapi fisiknya cacat. Alhamdulillah MPB punya The power of Emak-emak yang solid untuk menggalang dana,” beber pria yang sehari-hari berprofesi sebagai ASN di salah satu sekolah negeri di Kec. Purwadadi ini.

“Jangan takut untuk menjadi orang berguna. Tanamkan jiwa peduli terhadap sesama sejak dini agar kita tahu indahnya berbagi dan terpenting lagi, jangan lupa untuk sedekah sekecil apapun. Karena sedekah itu tidak hanya berupa uang, akan tetapi juga berupa tenaga, pemikiran, ide, gagasan dan senyuman termasuk sedekah. Insya Allah dengan sedekah akan menjauhkan kita dari penyakit kikir,” pungkasnya. (Hamid)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *