Masyarakat Ingatkan Bupati Subang! Jl Tanjung Asem Kaliaren Wangun Belum Pernah Diaspal

CIASEM-SUBANG, (PERAKNEW).- Jalan integrasi atau penghubung antara Dusun Tanjung Asem, Desa Ciasem Tengah dengan Dusun Kaliaren, Desa Sukamandijaya, Kecamatan Ciasem dan Dusun Wangun, Desa Rancabango, Kec. Patokbeusi, Kabupaten Subang dengan volume Panjang sekira 2.500 Meter, Lebar 5 Meter sudah puluhan tahun belum pernah tersentuh bantuan pembangunan jalan menggunakan bahan material jenis aspal biaya dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Daerah (Pemda) Subang.

Hal itu dikeluhkan sejumlah tokoh masyarakat dan para petani di tiga dusun tersebut melalui Perak belum lama ini. “Lamanya berpuluh-puluh tahun, jalan ini belum pernah diaspal, tahun kemarin hanya diarug saja dengan tanah dari BBWSC, itupun tidak bagus hasilnya, buktinya sekarang sudah banyak yang longsor dan retak, ada juga pengurugan tidak lebih tinggi dari saluran skunder, sehingga sering terjadi air saluran meluap menggenangi jalan dan sulit dilalui kendaraan, jika memaksakan melintas sepeda motor sering ditemukan terpeleset hingga jatuh ke sawah.

Padahal selain sebagai jalan penghubung, jalan ini juga sebagai perlintasan utama dalam kegiatan pertanian Dusun Tanjung Asem, Kaliaren dan Wangun yang luas areal sawahnya mencapai ribuan hektar yang setiap tahunnya selalu mentaati dan membayar iuran ke pemerintah desa juga pajak ke kabupaten. Pertanyaan kami, kenapa pemerintah Subang sulit memperbaiki jalan ini dengan aspal, apa alasannya???” Papar mereka mengeluh penuh tanya dan berharap ada keadilan dalam pembagian kucuran anggaran hasil pungutan iuran desa dan pajak buminya itu.

Masih menurut mereka, “Ibu Bupati Subang setiap menghadiri acara-acara terbuka selalu berjanji, bahwa Tahun 2018 jalan di Subang akan beres diperbaiki semua, sekarang kami ingatkan lagi, kami sudah tanda tangani proposal pengajuan jalan ini yang sudah diserahkan ke ibu pada Tahun 2016. Apapun masalahnya, jalan ini ada di Subang dan sangat dibutuhkan oleh rakyat Subang bu.” Tandasnya mengingatkan Bupati Subang, Hj. Imas Aryumningsih, S.E.

Sebelumnya, telah diberitakan Perak di edisi 150, bahwa Sejumlah Pemuda Dusun Kaliaren, Desa Sukamandijaya dan Dusun Tanjung Asem, Desa Ciasem Tengah, Kec. Ciasem juga Dusun Wangun Desa Rancabango, Kec. Patokbeusi, Kab. Subang dibantu Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Forum Masyarakat Peduli (FMP) dan Forum Anak Jalanan (FORAJAL) lakukan pengukuran jalan integrasi tersebut dan sudah melayangkan surat pengajuan pembangunan aspal berbentuk proposal kepada Bupati, DPRD dan Dinas Bina Marga Pengairan (Disbimair) Subang pada Tahun 2016 lalu.

Namun, menyikapi masalah itu, masyarakat sudah kembali menjerit mengeluh, hingga berita ini dimuat kembali, pemerintah terkait di Pemda Subang belum kunjung mengabulkan pengajuan masyarakat dan realisasikan bantuan APBD Subang untuk pekerjaan jalan aspal jalannya dimaksud.

(Hendra)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here