oleh

KPM BPNT Pulangkan Sembako, CV. Nur Aida Kirim Preman

LAMTIM-LAMPUNG, (PERAKNEW).- CV. Nur Aida disinyalir sewa preman untuk mengamankan dalam penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Kecamatan Batanghari Nuban, Kabupaten Lampung Timur (Lamtim), Sabtu (20/06/20).

Dibuktikan salah satu Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di desa Gedung Dalem Kec. Batanghari Nuban, akan memulangkan sembako bantuan BPNT yang diterimanya. Sebab para KPM mengetahui dana Rp.200,r yang diglontorkan dari pemerintah pusat, diterima oleh KPM tidak sesuai, hanya mampu mencapai Rp.155 Ribu saja.

Samsul, salah satu KPM penerima bantuan menceritakan, “Kami merasa dirugikan, karena dana BPNT yang seharusnya Rp.200 Ribu, yang kami oleh terima dalam  pusat bentuk sembako sangat tidak sesuai dengan jumlah nominal sebenarnya,” ungkapnya.

Lanjut Samsul, “Dalam hal ini kami sangat dirugikan, karena dalam penyaluran ini dana sebesar Rp. 200 itu hak mutlak bagi KPM,” tegasnya.

Namun, saat KPM menyampaikan protes kepada E – Warong dan Tenaga Kerja Sukarela Kecamatan (TKSK), Rustam Efendi, tiba-tiba datang AAF yang mengaku keluarga CV. Nur Aida, “Kami lagi berbincang-bincang dengan E – Warong dan TKSK menanyakan persoalan ini, tiba-tiba datang seorang yang mengaku sebagai Adek Nur Aida, ini kan bisnis, masak iya kami sebagai pihak penyalur tidak mau untung,” urai Samsul seraya menirukan ucapan orang tersebut.

Dalam hal ini, jumlah KPM di Desa Gedung Dalam sebanyak 237 KK yang secara aktif menerima bantuan.

Pemilik e- Warong Desa Gedung, Slamat menyampaikan, “Kami hanya menerima barang yang dikirim pihak suplayer berupa beberapa sembako oleh pihak CV. Nur Aida, diantaranya Beras 10 Kg, Telur 15 butir, Kentang 1 Kg, Buah Pir 3 Buah, Kacang Tanah 1/2 Kg per KPM,” papar Slamet.

Masih dikatakan Slamet, “Kalau dalam penyaluran ini, kami benar-benar siap untuk mandiri, agar Kelompok Usaha Bersama (KUBE) bisa berjalan optimal dan mengatur apa yang di inginkan para penerima KPM, tanpa menerima bantuan yang sudah dalam bentuk paket,” tuturnya. (Tim)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya