Kementerian PUPR Melalui Balai Wilayah Bali Tanam 400 Pohon di Pura Tanah Lot

oleh -10 views
Kementerian PUPR Melalui Balai Wilayah Bali Tanam 400 Pohon di Pura Tanah Lot

TABANAN-BALI, (PERAKNEW).- Masih dalam rangka memperingati Hari Bhakti Pekerjaan Umum (PU) tahun 2018, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kementerian PUPR) melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN)  Wilayah VIII yang ada di Provinsi Bali tanam 400 batang pohon di lingkungan Pura Pakendungan, Tanah Lot, Kediri, Tabanan. Senin 17 Desember 2018.

Kabag TU Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) VIII, Ir. Yudiarmand Zulkarnain Kasim, M.Eng.Sc., mengatakan, bahwa kegiatan ini diselenggarakan oleh seluruh Balai perwakilan Kementerian PUPR yang berada di daerah Bali yang pelaksanaannya dikoordinir langsung oleh Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) VIII.

Penanaman pohon tersebut merupakan kegiatan yang diselenggarakan dalam rangka Hari Menanam Pohon Nasional yang jatuh pada 28 November 2018 yang dicanangkan pemerintah, serta peringatan Hari Bhakti PU pada 3 Desember 2018, dan  sekaligus Hari Dharma Wanita.

“Penanaman pohon ini kita laksanakan dalam rangka Hari Penanaman Pohon Nasional, Hari Bhakti PU dan Hari Dharma Wanita. Jadi kegiatan ini kita jadikan satu dan melakukan penanaman pohon di Provinsi Bali, serta kegiatan ini dilakukan secara serentak di seluruh Indonesia,” ujarnya, Senin (17/12/2018).

Untuk kegiatan penanaman pohon kita pilih di daerah Tabanan, lanjut Yudiarmand menjelaskan, bahwa sebelum kegiatan ini dilaksanakan, pihaknya melakukan konsultasi terlebih dahulu. Akhirnya tahun ini terpilih di lingkungan Pura Pakendungan, Tabanan, dan kegiatan ini juga merupakan masih tahap awal atau pertama. “Untuk tahap pertama ini kita tanam sebanyak 400 batang terdiri dari tiga jenis pohon, yaitu Cempaka, Nagasari, dan Gaharu,” terangnya.

Yudiarmand menambahkan, untuk tahap pertama ini kita melakukan penanaman pohon sebanyak 400 batang yang terdiri dari tiga jenis pohon diantaranya, Cempaka, Nagasari, dan Gaharu. Sedangkan untuk rencana penanaman pohon kedepan, pihaknya akan melakukan diskusi terlebih dahulu dengan para jajaran di Balai Wilayah untuk menentukan lokasi selanjutnya.

Sementara itu, Direktur Perencanaan Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR, Ir. Dwityo Akoro Soeranto, MURP., mengatakan bahwa secara nasional sebenarnya ditargetkan sekitar 100 ribu pohon yang sudah ditetapkan oleh Kementerian PUPR. Jadi sebenarnya di Bali ini kita mengharapkan 3000 pohon, dan tidak hanya dari Kementerian PU yang hanya menyediakan 400 pohon.

“Jadi, dari target secara nasional yang ditetapkan oleh Kementerian PUPR sebenarnya sebanyak 100 ribu pohon, jadi sebetulnya di Bali ini kita mengharapkan bisa 3000 pohon. Tidak hanya dari Kementerian PU hanya menyediakan 400 pohon, maka itu kami menghimbau kepada lembaga lain seperti pemerintah daerah, swasta, TNI-Polri dan masyarakat di Bali agar bisa mencapai 3000 pohon,” ujarnya.

Terkait pemilihan jenis pohon yang ditanam, Dwityo Akoro mengatakan, bahwa untuk jenis pohon yang akan ditanam sebelumnya pihaknya berdiskusi terlebih dahulu dengan warga setempat mengenai jenis tanaman apa yang akan dibutuhkan.

“Jadi bukan kita menentukan jenis pohon yang akan kita tanam, tapi kita berkoordinasi dulu dengan warga setempat mengenai jenis pohon apa yang saat ini paling diperlukan,” papar Dwityo Akoro. (Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *