oleh

Kasek SDN 051 Lampoko Keluhkan Belum Dapat DAK Bangunan

POLMAN-SULBAR, (PERAKNEW).- Kepala Sekolah (Kasek) Sekolah Dasar Negeri (SDN) 051 Lampoko, Kecamatan Campalagian, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) mengeluh sudah bertahun-tahun Bangunan Perumahan Guru di sekolahnya itu rusak parah dan tidak ada perhatian pemerintah untuk memperbaikinya.

Pasalnya, selama ia menjabat sebagai kepala sekolah di SDN 051 Lampoko dari tahun 2015 sampai sekarang belum pernah mendapatkan bantuan Dana Alokasi Khusus (DAK) dari pemerintah, “Ais, pole tomi diaya Dinas mo, sangga, pole mappotoi indatto, o diang realisasinna, iya tu, u naherana,” ucap Kasek Idris menggunakan Bahasa Polman, yang artinya (Sudah juga datang dari dinas, sudah di foto, tidak ada ji juga realisasinya, itu mi juga saya heran, kepada Perak, Rabu (4/11/20).

Padahal menurutnya, “Kenapa justru sekolah yang memiliki siswa sedikit itu mendapatkan Bantuan DAK, sedangkan sekolah kami memiliki cukup banyak murid, tapi tak pernah dapat bantuan rehab. Disini muridnya 216 Siswa, nah sekarang itu banyak sekolah sedikit muridnya tapi mendapatkan bantuan,” beber Idris.

Sementara itu, menanggapi hal tersebut, Kepala Seksi SMP, Arifin, di Polman mewakili Kadis Pendidikan, karena sedang rapat. Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Disdik Polman juga tidak berada di tempat, “Jadi begini pak ya, kalau memang ada teman-teman saya disini ada kesana untuk memantau itu sekolah SDN 051 Lampoko, sampai sekarang tidak mendapat bantuan, apakah baik Rehab atau Bangunan barangkali ada prosesnya, begini kan ada dibilang proses Dapodik disitulah dia olah sendiri itu datanya, pada saat penginputan data terkirimlah ke pusat,” dalihnya.

Lanjut Arifin, “Barangkali ada datanya cocok atau salah bagaimana, sehingga tidak memenuhi syarat, baik jumlah siswa, baik jumlah guru, baik apanya disitu, segala macam, sehingga tidak diakomodir didalam tahun sekarang,”  katanya, Kamis pagi (5/11/20). (Subri)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya