Jl Tanggul Sekunder Kaliaren Desa Sukamandijaya Rawan Begal Motor

oleh
Jl Tanggul Sekunder Kaliaren Desa Sukamandijaya Rawan Begal Motor
Jl Tanggul Sekunder Kaliaren Desa Sukamandijaya Rawan Begal Motor

Jl Tanggul Sekunder Kaliaren Desa Sukamandijaya Rawan Begal Motor

CIASEM-SUBANG, (PERAKNEW).- Komplotan begal kian meresahkan dan terus merajalela di Dusun Kaliaren, Desa Sukamandijaya, Kecamatan Ciasem, Kabupaten Subang. Kali ini menimpa dua orang remaja laki-laki dan perempuan pengendara motor menjadi korbannya, yaitu bernama Muhamad Adhari (17) dan Dewi (16).

 

Korban dibegal oleh 3 (tiga) orang kawanan penjahat menggunakan senjata tajam (golok) saat melintas di Jalan Tanggul Sekunder di dusun tersebut, Rabu (31/5) sekira Pukul 21.00 WIB. Adapun yang berhasil dirampas oleh kawanan begal itu adalah, Motor Honda Vario bernopol T 3091 HU dan Handpone Merk Advan dan kerugian korban mencapai Rp.7,7 juta.

 

Seperti diungkapkan korban, “Kami hendak main ke rumah kakak di Kaliaren, tiba – tiba dijalan dibegal oleh tiga orang, satu diantaranya membawa golok, menggunakan satu sepeda motor dengan cara memepet motor yang dikendarai kami dan langsung menjegal lalu merampas motor dan hap advan kami, kerugian mencapai Rp.7,7 juta (tujuh juta tujuh ratus rupiah),” ujarnya.

 

Selang beberapa jam kemudian, korban langsung melaporkan kejadian itu ke pihak kepolisian setempat/ Polsek Ciasem yang diterima oleh Anggota Penyidik Reserse Polsek Ciasem, Brigadir Ijang Sobandi dan kini kasusnya tengah diselidiki oleh pihaknya.

 

Menyikapi hal itu, Ketua Karang Taruna Dusun Kaliaren, Anen Roziun memaparkan, “Kejadian pembegalan ini sering terjadi, karena jalan tanggul toang sepi yang lumayan panjang volumenya dan tidak ada penerangan jalan, sehingga memudahkan kawanan begal beraksi, kamipun sedang mengintip terus, namun tidak bisa setiap saat, karena masing-masing ada kesibukan, tapi ketika sering ada laporan begal disini, seharusnya para pihak terkait, dalam hal ini pemerintah desa, kecamatan, polsek bekerja sama untuk mengantisipasinya, minimal memasang penerangan jalan umum dititik rawan begal ini,” ungkapnya. Hendra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *