oleh

HMI Demo Defisit Rp200 Milyar, DPRD Subang Siap Gelar Hak Interpelasi

PERAKNEW.com – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Subang kembali menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor DPRD dan Bupati Subang, pada Senin 19 September 2022.

Aksi lanjutan mahasiswa yang tergabung dalam HMI ini, masih membawa tuntutan yang sama, yakni terkait dugaan defisit anggaran Pemerintah Daerah (Pemkab) Subang hampir Rp200 Milyar, sehingga pejabat Pemda Subang dianggap tidak bisa bekerja dengan baik dan profesional.

Untuk itu, HMI dalam aksinya mendesak DPRD Subang agar menggunakan hak interpelasinya bertujuan meminta penjelasan pihak Pemda dalam hal ini Bupati Subang terkait defisit anggaran tersebut.

HMI Demo Defisit Rp200 Milyar, DPRD Subang Siap Gelar Hak Interpelasi1

Dalam aksinya kali ini masa HMI diterima oleh Wakil Ketua DPRD Subang Hj Elita Budiati yang menyatakan bahwa, pihak DPRD Subang akan mengajukan hak Interpelasi dimaksud.
Elita juga menegaskan dihadapan masa aksi HMI, “Hak interpelasi yang akan dilakukan DPRD Subang ini bukan omong kosong. Semua anggota DPRD Subang dari Fraksi Partai Golkar sudah menandatangani hak interpelasi ini, menyusul dari PAN, Demokrat, PKB dan Nasdem,” tegasnya menerangkan.

Baca Juga : Wabup Garut Core Value Berakhlak bisa Diinternalisasi

Elita juga masih menunggu anggota Dewan dari fraksi partai lainnya yang belum menyatakan mau Hak Interpelasi agar menjadi kourum usulan hak interpelasi tersebut. Lanjut Elita menjelaskan, hak interpelasi ini bukan tujuan untuk mengganggu kinerja Bupati Subang, H Ruhimat atau Kang Jimat panggilan akrabnya, tetapi DPRD ingin membantu kinerjanya dan hanya meminta penjelasan Kang Jimat atas akibat terjadinya defisit anggaran tersebut.

Menyikapi persoalan defisit anggaran Pemda Subang, dalam satu hari Senin ini, selain di DPRD Subang, masa HMI juga melakukan aksinya di beberapa kantor Dinas se-Kabupaten
Seperti telah diberitakan Perak sebelumnya, bahwa Puluhan Massa HMI Cabang Subang telah melakukan aksi yang sama didepan Kantor DPRD dan Bupati Subang, pada Rabu (7/9/2022).
Setelah didua kantor lembaga pemerintahan legeslatif dan eksekutif tersebut HMI melanjutkan aksi bakar ban dan blokir jalan perempatan lampu merah di depan Wisma Karya Subang.

Baca Juga : Kang Akur Ikuti Fun Bike KSI Dalam Gelaran Pameran di Desa Wisata Sidajaya

Aksi bakar ban dan blokir jalan itu menunjukkan simbol upaya pencegahan terhadap Kabupaten Subang agar terhindar dari kebangkrutan, karena menurut mereka bahwa Pemkab Subang saat ini tengah mengalami defisit anggaran. (Hendra)

Facebook Comments

Berita Lainnya