oleh

Heboh Pungli Miliaran Rupiah, Kabid SMP & Komite SMPN 1 Subang Kompak Membantah

PERAKNEW.com – Viral, Oknum Komite Sekolah dan Oknum Kepala sekolah (Kepsek) Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Subang diduga melakukan Pungutan liar (Pungli) mencapai Miliaran rupiah kepada para orang tua siswa-siswinya belum lama ini.

Adapun hitungan hasil dugaan Pungli hingga mencapai Miliaran rupiah tersebut adalah dari Pungli senilai Rp2.700.000,- (Dua juta tujuh ratus ribu rupuah) per satu orang tua muridnya dengan total sekira 800 murid.
Pasalnya, kini kasus dugaan Pungli SMP Negeri 1 Subang ini sedang ditangani dan terus ditindaklanjuti oleh Satuan Tugas (Satgas) Saber Pungli Kabupaten Subang.

Menyikapi kasus tersebut, Kepala Bidang (Kabid) SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan atau Disdikbud Subang, Leni didampingi Ketua Komite Sekolah dan Wakil Kepala beserta beberapa guru SMP Negeri 1 Subang ketika dikonfirmasi Perak saat beraudiensi dengan Anggota Komisi 4 DPRD Subang, Zaenal Mufid dan Ketua LSM Gampil, Enjang Blek, di ruang rapat Komisi 4 DPRD Subang, pada Kamis, 28 Desember 2023 membantah, bahwa kasus yang viral dan tengah ditangani Saber Pungli ini bukanlah Pungli, namun adalah kategori sumbangan.

Baca Juga : Kejagung RI Digeruduk Lagi! Massa Desak Jaksa Agung Copot Oknum Jaksa Bas Faomasi & Kawan-kawan

Sama halnya dengan Ketua Komite SMP Negeri 1 Subang, Daeng berdalih, bahwa itu bukan Pungli, namun pungutan sumbangan untuk memenuhi kebutuhan kegiatan belajar mengajar bagi seluruh anak didik di SMP Negeri 1 Subang dan juga ada dasar hukumnya.

Saat ditanya Perak, Kabid SMP Disdikbud Subang, Leni dan Ketua Komite SMP Negeri 1 Subang, Daeng keduanya mengaku telah dipanggil dan dipintai keterangannya oleh pihak Satgas Saber Pungli Subang baru-baru ini.

Sementara itu, Ketua LSM Gampil, Enjang Blek dihadapan Kabid SMP Disdikbud Subang dan pihak SMP Negeri 1 Subang menegaskan, bahwa SMP Negeri 1 Subang itu adalah salah satu sekolah binaan Adhyaksa Kejaksaan Negeri Subang, kenapa masih selalu ada isu Pungli.

Dia pun membahas soal acuan peraturan mengenai persyaratan pengangkatan Kepengurusan Komite SMP Negeri 1 Subang, penjualan sampul raport dan bantuan dana dari pemerintah yang sudah direalisasikan ke SMP Negeri 1 Subang tersebut pada tahun anggaran 2021, 2022 dan 2023.

Baca Juga : FMP Jabar Laporkan Oknum Jaksa Bas Faomasi Dkk ke Ombudsman RI

Sebagai penutup audiensi tersebut, Anggota Komisi 4 DPRD Subang, Zaenal Mufid menyatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan Satgas Saber Pungli dan Irda Subang untuk mengambil keputusan terkait kesimpulan kasus ini, karena lembaganya itu adalah lembaga kolektif kolegial, sehingga harus secara resmi dan teliti dalam mengambil keputusan. (Hendra/Galang)

Berita Lainnya