FMP & LKPK Pertanyakan Kinerja BPK Prov Jabar

oleh
FMP LKPK Pertanyakan Kinerja BPK Prov Jabar

FMP & LKPK Pertanyakan Kinerja BPK Prov Jabar

KBB, (PERAKNEW).- Berkaitan dengan control kinerja Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Jawa Barat, Kepala Posko Forum Masyarakat Peduli (FMP) Cabang Kabupaten Bandung Barat (KBB), Cornelis dan Perwakilan Lembaga Koordinasi Pemberantasan Korupsi (LKPK), R. Alamshah mendatangi kantor BPK Perwakilan Provinsi Jawa Barat, di Jl. Madurasa Tengah, No.164, Pelindung Hewan, Astanaanyar, Kota Bandung belum lama ini.

Dalam kunjungannya, FMP dan LKPK banyak mempertanyakan soal laporan yang masuk ke BPK tersebut, tapi tidak ada tindak lanjutnya, khususnya untuk pembangunan di KBB.
Menurut Cornelis dan R. Alamshah, banyak sekali kejanggalan pembangunan di KBB mulai dari pembangunan infrastruktur baik yang anggarannya dari Pemda maupun dari Dana Desa (DD). Contoh kecil pembangunan Jati-Saguling, sejak tahun 2015 sampai 2016, negara sudah menggelontorkan anggaran kurang lebih sekitar Rp.40 Milyar, tapi pembangunan jalan tersebut belum beres-beres, tahun 2016 anggaran sekitar Rp.17 Milyar.

“Sistem pekerjaannya aneh, diloncat-loncat, apa lagi kalau bicara kualitas pekerjaan, sangat buruk, baru satu bulan kondisi jalan sudah acak-acakan,” kata kedua aktivis anti korupsi itu.
Lanjutnya mengatakan, penggunaan anggaran DD di KBB masih banyak kepala desa yang tidak mentaati aturan, terutama mengenai transparansi public, seperti Desa Cijambu, Kecamatan Cipongkor, KBB.

“Desa tempat kami tinggal, sekarang lagi merenovasi gedung desa, sama sekali tidak ada papan anggarannya, terus untuk tahun 2016 anggaran tidak jelas pengalokasiannya, setau saya semua jalan di hotmix oleh PLN /Corporate Social Responsibility (CSR),” tandasnya.

(Ferry/Rushendi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *