oleh

Disaat Nelayan Menjerit Jokowi Tinjau Ekspor Ribuan Kendaraan di Pelabuhan Patimban

SUBANG, (PERAK).- Presiden Republik Indonesia, Ir. Joko Widodo melaksanakan kunjungan kerja ke Pelabuhan Patimban, Kecamatan Pusakanagara, Kabupaten Subang, pada Selasa (8/02/2022).

Kunjungan tersebut dilaksanakan untuk memantau pelepasan ekspor Kendaraan completely build up (CBU) dari Pelabuhan Patimban yang mencapai 24 (Dua puluh empat ribu) unit pada kurun waktu tanggal 17 Desember 2021 hingga 8 Maret 2022.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Jokowi mengutarakan rasa optimisnya terhadap kegiatan ekspor kendaraan melalui Car Terminal Pelabuhan Patimban, Presiden berharap ekspor akan terus meningkat ke depannya, “Sebelumnya direncanakan tahun ini bisa ekspor kurang lebih 160 Ribu kendaraan per tahun. Tetapi melihat progress 3 (tiga) bulan ini, bisa naik menjadi 180 ribu kendaraan per tahun,” tutur Presiden.

Menteri Perhubungan RI, Ir. Budi Karya Sumadi dalam kesempatan yang sama mengungkapkan keberadaan Pelabuhan Patimban, bahwa nantinya akan bersinergi dengan Pelabuhan Priok menjadi Hubungan baru yang besar, “Visinya adalah bagaimana kita membuat suatu titik baru kegiatan ekspor selain di Priok yang memiliki masalah kemacetan. Dengan semakin banyaknya kegiatan ekspor, maka diharapkan terjadi pertumbuhan ekonomi,” ungkap Menhub.

Menhub menambahkan, pada tahun 2027, Pelabuhan Patimban ditargetkan akan memiliki kapasitas yang sama dengan Priok, yaitu kapasitas sekitar 7.5 Juta TEUs peti kemas atau kontainer dan 600 ribu kendaraan per tahun, “Jadi pelabuhan kita siapkan, pendukung industri kendaraannya juga disiapkan. InsaAllah 2027 kita leading di Asia Tenggara,” tutur Menhub.

Selaras dengan sambutan dari Presiden dan Menhub, Bupati Subang, H Ruhimat selaku tuan rumah yang akrab disapa Kang Jimat mengungkapkan, pihaknya tengah menggencarkan program pembangungan di Kabupaten Subang. Dirinya meyakini Pelabuhan Patimban harus disokong dengan infrastruktur yang memadai untuk keberlangsungan proses bisnis di Pelabuhan Patimban.

Kang Jimat juga menyampaikan rasa bangga dan optimisme atas hadirnya Patimban di Kabupaten Subang. Dirinya menyampaikan, bahwa dengan adanya Patimban, Kang Jimat yakin akan memberikan dampak positif dalam pertumbuhan ekonomi masyarakat, “Sebuah optimisme sendiri, ini akan menumbuhkan ekonomi di Kabupaten Subang,” ungkap Kang Jimat.

Baca Juga: Dalam Setahun Pelabuhan Patimban Subang Akan Ekspor 180 Ribu Mobil

Beberapa program inisiatif yang dilakukan oleh Kang Jimat-Akur bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Subang yang, sudah, sedang dan akan dilaksanakan, diantaranya pembangunan Jalan Lingkar Cagak, Cipendeuy-Serangpanjang, Cilamaya-Patimban.

Rencana pembangunan lingkar Kota Subang dan program strategis lainnya. Pembangunan tersebut kini diantaranya telah masuk ke dalam Perpres No. 87 Tahun 2021 yang pembangunannya dibiayai oleh Pemerintah Pusat.

Turut hadir pada kegiatan tersebut, Forkopimda Provinsi Jawa Barat, Forkopimda Kabupaten Subang, Perwakilan dari DJPL KSOP Kelas II Patimban, Kemenhub dan Kemensetneg.

Sementara itu, Ratusan Rakyatnya, yakni Nelayan Patimban-Subang dan Indramayu Menjerit. Karena areal laut tangkap ikan yang subur makmur tempatnya mencari nafkah itu digerus oleh Pembangunan Pelabuhan Patimban itu, namun Presiden Joko Widodo tidak pernah mengunjungi rakyatnya yang sedang kesusahan ini.

Betapa tidak, Ratusan Nelayan yang Terdampak Pelabuhan Patimban ini sejak tiga tahun yang lalu, yakni tahun 2018 dimana awal dilakukannya pembangunan pelabuhan, kerap berjuang melakukan aksi-aksi unjuk rasa bahkan berkirim surat menuntut Dana Kompensasi atas dampak Pelabuhan Patimban, mulai dari kepada Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Patimban dan ke Pemerintah Kabupaten hingga Gubernur Jawa Barat selaku pembuat surat Rekomendasi Analisis Mengenai Dampak Lingkunagan (AMDAL) pelabuhan ini, juga sampai ke Pemerintah Pusat dalam hal ini ke Sekretariat Negara, tetap saja hasilnya nihil dan miris, hingga saat ini tidak pernah ada resfon pengabulan tuntutannya tersebut. Hum/Red

Facebook Comments

Berita Lainnya