Dinas PU Binamarga Prov Jatim Bantah Perbaikan Jalan Dilakukan PT BSI

oleh -27 views
Dinas PU Binamarga Prov Jatim Bantah Perbaikan Jalan Dilakukan PT BSI

BANYUWANGI-JATIM, (PERAKNEW).- Dikutip dari pemberitaan media Jawarapost. Com, Muhamad Nur Kholis selaku Kasi UPT Pengelolaan Jalan dan Jembatan Dinas PU Bina Marga Provinsi Jawa Timur (Jatim) membantah adanya perbaikan jalan yang dilakukan oleh pihak PT BSI, karena pemelirahaan dan perbaikan jalan provinsi antara Desa Jajag sampai Pesanggaran sepenuhnya dikerjakan dan dianggarkan oleh dinas PU Binamarga Provinsi Jatim.

Bantahan tersebut, disampaikan oleh Nur Kholis saat dikonfirmasi oleh pewarta Banyuwangi, di ruang kerjanya, “Sampai sekarang gak ada perbaikan jalan yang dilakulan oleh PT BSI, semua yang masuk jalan provinsi kita perbaiki sendiri,” katanya.

Imbuh Nur Kholis mengatakan, “Jika pada tahun 2018 lalu, pernah diberikan tembusan rekom penggunaan jalan yang dikeluarkan oleh PU Provinsi Jatim atas pengajuan dari PT BSI, namun surat tembusan rekomendasi penggunaan jalan yang terbaru tahun 2019 tersebut, belum diterimanya sampai sekarang atau mungkin sudah di Kantor Surabaya dan belum diberikan ke saya, tetapi yang jelas kita belum mendapat tembusan surat rekom itu,” ujarnya.

Menanggapi hal ini, yang sudah diketahui beberapa hari yang lalu, di Kantor Kecamatan Pesanggaran telah terjadi mediasi antara warga Desa Sumberagung dengan pihak PT BSI selaku Pengelola Tambang Emas Tumpangpitu dan juga dihadiri oleh Muspika dan dinas PU Kabupaten Banyuwangi, untuk dilakukan mediasi dan menyelesaikan konflik antara pihak PT BSI dengan warga.

Pertemuan mediasi tersebut, perwakilan dari PT BSI dihadiri oleh Manager Eksternal, Sudarmono, untuk menjawab protes dari warga terkait surat rekomendasi tahun 2019 yang tidak segera ditunjukkan, serta tidak melakukan kewajiban tertulis dalam jangka 2×24 jam dan sanggup memperbaiki kerusakan jalan yang ditimbulkan.

Dalam pertemuan mediasi tersebut, Sudarmono selaku perwakilan dari PT BSI mengungkapkan, “Jika perbaikan jalan selama ini sudah dilakukan, namun belum maksimal dan sementara hanya untuk melakukan perbaikan,” ungkapnya. (Leo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *