oleh

Dinas Pendidikan Dan Kebudayan Launching “NGABELA”

SUBANG, (PERAKNEW).- Dinas Pendidikan Kabupaten Subang agendakan dalam rangka launching gerakan Subang Ngabebenah Sakola “NGABELA” yang di selanggarakan di halaman Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Subang, Kamis (31/1/2019) pagi.

Pada acara tersebut Dinas pendidikan dan Kebudayaan mendukung dalam rangka  program 100 hari Kerja Bupati dan Wakil Bupati Subang Tahun 2019, yang bertemakan strategi dalam mewujudkan pendidikan berbasis budaya.

Kegiatan Loncing tersebut di Hadiri ,
Bupati dan Wakil Bupati Subang, H. Ruhimat S.P.d, M.S.i, dan Agus Masykur Rosyadi S.S,i, M.M,
Forkopimda, Para Camat, ASN Kabupaten Subang, dan tamu undangan lainnya.

Acara ini juga dimeriahkan oleh pertunjukan Angklung dari SMPN 3 Pagaden, dan berbagai macam Pertunjukan budaya dari beberapa Sekolah yang ada di Kabupten Subang.

Dengan kegiatan tersebut Bupati Subang memberikan apresiasi positip dan segera mengagendakan apa yang di minta oleh anak sekolah dalam drama panggung di kegiatan tersebut, bahwa kabupaten subang masih banyak yang harus di perbaiki di bidang pendidikan dan kebudayaan yang ada di kabupaten subang Khususnya sekolah Terpencil,moral,mental dan kurangnya Guru pendidik.
Menurut Bupati Subang Ruhimat Mengatakan” akan meningkatkan manajemen pengelolaan Pendidikan dan gerakan melaksanakan wajib belajar malam hari epektip dan lesterasi sekolah sebagai impemasi dari undang undang no 5 tahun 2017 tentang kemajuan pendidikan dan kebudayaan kabupaten subang menuangkan lisensi melalui poko poko kebudayaan daerah atau PPKT .
Implemasi dari Jawaradaya itu sebuah kemampuan untuk intinya dalam rangka pendidikan kemudian olahraga ke agamaan itu dikatagorikan kepada jawaradaya karena untuk pendidikan ini yang menyangkut moral ini akan sangat utama untuk meningkatkan di bidang itu kebetulan pendidikan itu masuk dalam katagori 9 jawara ,mengenai sekolah yang rusak mudah mudah segera di realisasikan dan segera memulai kalau sudah eaktunya lelang dan itu segera kita perbaiki baik sekolah yang saat ini kondisi ambruk kalau ada atau rusak ” Terangnya.
Disisi lain Plt Dinas pendidikan dan Kebudayaan Kusdinar mengatakan” kenapa kita Dinas pendidikan punya program seperti itu,itu dalam rangka mendukung program 100 hari kerja Bupati Subang periode 2019-2023. Disitu moto program bersih,maju sejahtera dan berkarakter itu berkarakter ini menyangkut mental ,moral nah maka untuk kemasalah moral ini harus di internallisasi itu pendidikan itu harus sejak kecil itu semu jengjang pendidikan dari TK,Paud sampai SMA SMK yang ada di kabupaten Subang walpun SMA ,SMK bukan ranah kabupaten tetapi ada di wilayang Kabupaten Subang ini harus melaksanakan aturan itu,program itu mulai sejak loncing ini.” Pungkasnya. (Adih)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya