Diduga Cabang PT Crystal Biru Meuligo Binong Belum Berizin

oleh -80 views
Diduga Cabang PT Crystal Biru Meuligo Binong Belum Berizin

BINONG-SUBANG, (PERAKNEW).- Berawal dari penasaran beberapa warga setempat yang berbincang dengan Perak, atas seluruh pagar bangunan rumah yang tidak biasanya dilapisi piber hingga tertutup rapat, Selasa (21/05/19) Perak mencoba masuk ke bangunan tersebut, diterima oleh orang bernama Mul yang mengaku staf PT Crystal Biru Meuligo, berlokasi di Desa Binong, Kecamatan Binong, Kabupaten Subang.

Perusahaan tersebut, bergerak di bidang penyalur tenaga kerja ke luar negeri atau Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia (PJTKI) meliputi Taiwan, Singapur, Malaysia dan Hongkong, “Ini PJTKI pak, baru dua bulanan, jumlah calon TKI yang ditampung di sini sudah puluhan orang da nada pelatihannya Senin sampai Jum’at. Soal perizinan, jika ingin jelasnya langsung saja konfirmasi dengan pak Kacab, nanti saya kasih no hp nya,” tutur Mul Staf PT Crystal Biru Meuligo.

Rabu (22/05/19), melalui telpon selullarnya, Kacab PT Crystal Biru Meuligo, Irbat mengatakan, “Izin sudah di tempuh, mulai dari desa hingga ke Disnakertrans Subang, kegiatan kami, penampungan, BLK (Balai Pelatihan Kerja) hingga penyaluran pemberangkatan ke luar negeri, ini sudah berjalan dua bulan, bangunan ini kami kontrak ke pak Nandang sejak tiga bulan lalu. Terus ini juga salah satu program pak Bupati Subang, saya sudah berkomunikasi dengan Bupati Subang dan besok-besok saya mau menemui beliau lagi,” katanya.

Sementara, menurut Sekdes Binong, Iing Gunawan mengatakan, “PT Crystal yang baru itu, keterangan domisili sudah kami keluarkan, namun ngomongnya kalau mau mengurus izin ke kabupaten, datang dulu ke desa, tapi sampai sekarang belum ada kabar juga,” ujarnya, saat ditemui di kantornya, Rabu (22/05/19).

Dari hasil penelusuran Perak, nampak di dinding kantor perusahaan tersebut, hanya terpampang Keterangan Domisili dari Pemdes Binong saja dan adapun dari Dinas Ketenagakerjaan dan Trasmigrasi (Disnakertrans) Subang hanya rekomendasi penampungan calon TKI saja, itupun seperti foto kopi dan tidak ada plang papan nama kantornya.

Sementara itu, PT Crystal Biru Meuligo beroperasi dari mulai kegiatan usaha perekrutan, penampungan, BLK hingga menyalurkan para calon TKI ke sejumlah negara yang meliputi tujuan penyalurannya.

Hingga berita ini dimuat, Perak belum sempat menemui Kepala Disnakertrans Subang, untuk memastikan legalitas perusahaan PJTKI tersebut. (Hendra)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *