Dana Pengawasan Pilkada di 4 Daerah Jabar Masih Tarik Ulur

oleh
Dana Pengawasan Pilkada di 4 Daerah Jabar Masih Tarik Ulur
Dana Pengawasan Pilkada di 4 Daerah Jabar Masih Tarik Ulur

Dana Pengawasan Pilkada di 4 Daerah Jabar Masih Tarik Ulur

BANDUNG, (PERAKNEW).- Empat Kabupaten di Jawa Barat masih belum final menyepakati anggaran pengawasan untuk pilkada serentak 2018 mendatang.Ketua Bawaslu Jawa Barat Harminus Koto mengatakan dari 16 Kota Kabupaten yang menggelar pilkada serentak, 10 diantaranya sempat tidak menyepakati anggaran pengawasan yang diajukan Bawaslu dengan alasan ketersediaan anggaran.

 

“Setelah melakukan Negosiasi sekarang tinggal empak Daerah lagi yang belum menyepakati anggaran Pengawasan,” katanya, Kamis (8/6/2017).

 

Dia menuturkan keempat kabupaten yang belum menyepakati anggaran pengawasan Pilkada 2018 adalah Kabupaten Cirebon, Kuningan, Majalengka dan Ciamis.

 

“Anggaran yang diajukan oleh kami terlalu jauh dengan yang mereka sediakan, misalnya kami mengajukan Rp15miliar tapi yang mereka anggarkan hanya Rp3 miliar,” ungkapnya.

 

Harminus melanjutkan Bawaslu Jabar dalam waktu dekat ini akan memulai perekrutan Panwas Kabupaten/Kota. Direncanakan Panwas di semua daerah akan sudah terbentuk pada Agustus mendatang atau satu bulan sebelum tahapan pilkada dimulai.

 

“Kalau sampai masuk tahapan belum juga ada kesepakatan, bisa saja pilkada di empat daerah tersebut ditunda. Ya mereka tidak jadi pemilihan kepala daerahnya, tapi masih ada waktu untuk dialog sampai panwas terbentuk,” ujarnya.

 

Menurut Harminus anggaran pengawasan yang diajukan oleh pihaknya sudah sesuai dengan perundangan saat ini. “Membengkaknya anggaran dikarenakan beban pengawasan yang juga bertambah dan hal-hal krusial lainnya,” katanya. Rendra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *