Ancaman Banjir Ciasem , Warga Jangan Terlalu Lelap Tidur

oleh


CIASEM-SUBANG, (PERAKNEW).- Dalam situasi dan kondisi cuaca alam yang sulit diprediksi sekarang ini, membuat petugas pengelola bendung sungai tidak berkutik menghadapinya dan akhirnya dengan terpaksa membiarkan air meluap ke permukiman warga sekitar sungai yang mengakibatkan bencana banjir. Hal itu telah terjadi ditiga desa yaitu, Desa Sukamandijaya, Ciasem Tengah dan Hilir, Kecamatan Ciasem, Kabupaten Subang, bencana banjir yang diakibatkan luapan air sungai Bendung Jengkol dimaksud mencapai ketinggian 10 hingga 60 Cm pada Hari Senin, 27 Maret 2017 diperkirakan pukul 10:00 WIB.

Kepala Seksi Perum Jasa Tirta (PJT) II Divisi III Sukamandi, Yusman Purnama mengelak kalau pihaknya disebut sebagai penyebab banjir.
“Kerja kami sudah sesuai denga SOP, namun factor alam yang sulit kami prediksi sekarang ini, ditambah kemarin hujan dari hulu deras mengakibatkan debit air besar dan terpaksa bendung Jengkol ini dibuka, karena sebelum di Ciasem, bencana banjirpun sudah terjadi dari daerah hulu juga akibat hujan deras kemarin,” ujar Yusman di kantornya Kamis (30/3/2017).

Sementara, masih diwaktu yang sama, Camat Ciasem, Ubi Kartubi, AKS, M.Si. menghimbau warganya agar jangan terlalu lelap tidur, “Sebenarnya Ciasem selalu kena imbasnya, ketika air di hulu tidak tertampung, lalu dibuka bendungannya. Maka, dimusim penghujan ini saya menghimbau kepada masyarakat yang tinggal di bantaran Sungai Jengkol dan Ciasem agar jangan terlalu lelap tidur, khawatir ketika hujan turun besar, bendung tidak bisa membendung air dan meluap ke permukiman dan mengenai gangguan kesehatan, seperti penyakit gatal-gatal karena dampak banjir, kami sudah koordinasi dengan PKM, Puskesmas dan lainya.” tutur Ubi dikantornya sambil mengatakan “data penduduk yang terkena dampak banjir ada di MP/ Kasie Trantib Kecamatan Ciasem”.

Adapun data bencana banjir dari Aparatur Pemerintah Kecamatan Ciasem tersebut diantaranya, di Desa Sukamandijaya sejumlah 60 rumah 70 KK, 250 jiwa dan 10 Hektar sawah, di Desa Ciasem Tengah 95 rumah 100 KK dan 285 jiwa dan Desa Ciasem Hilir 55 rumah 60 KK dan 165 jiwa terendam banjir itu. Hingga berita ini dimuat, Pemerintah Daerah Subang belum menurunkan bantuan apapun. Hendra/ Anen

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *