GUNUNGHALU-KBB, (PERAKNEW).- Kondisi Jalan Sadatar di daerah perbatasan antara Kecamatan Gununghalu, Kabupaten Bandung Barat (KBB) dengan Kecamatan Ciwidey, Kabupaten Bandung sangat memprihatinkan. Masih berupa bebatuan dan tanah merah, serta tak ada penerangan jalan umum (PJU). Dari pemantauan Perak di lapangan, kondisi jalan yang masih berupa bebatuan rawan menyebabkan kecelakaan, terutama bagi pengendara yang baru pertama kali melintasi jalur tersebut.

Untuk menaklukkan jalan desa tersebut butuh perjuangan luar biasa serta ekstra hati-hati. Bagi warga kedua daerah tersebut, meskipun kondisi jalannya memprihatinkan namun tetap menjadi jalur penting. Pasalnya,jalan itu menjadi jalur ekonomi untuk mengangkut hasil pertanian.

”Pengangkutan hasil bumi dari Gununghalu ke daerah Ciwidey,Soreang,dan sekitarnya lebih cepat lewat jalan ini. Dapat memangkas waktu tempuh sampai 2 jam bila dibandingkan lewat jalan utama,” tutur Eman, warga kampung Sadatar, Desa Gununghalu,kepada Perak di Gununghalu, Senin (27/2).

Eman mengatakan, setiap hari ia bolak-balik melintasi jalan yang rusak berat tersebut untuk mengajar disalah satu SMA di Kecamatan Gununghalu.Jalan yang melintasi Kampung Sadatar tersebut memiliki panjang 10 kilometer hingga ke perbatasan Ciwidey. ”Saya berprofesi sebagai guru,tiap hari pulang pergi melewati jalan yang kondisinya rusak parah.Padahal, akses jalan ini sangat berguna bagi masyarakat Gununghalu maupun Ciwidey,” katanya.

Sebelumnya, Bupati Bandung Barat Abubakar menegaskan 2018 merupakan tahun pamungkas kepemimpinannya setelah berkuasa sejak tahun 2008. Oleh karena itu, menjadi kesempatan terakhir baginya untuk memenuhi target maupun janji pembangunan yang belum terpenuhi.

”Buat saya,Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) 2018 itu menjadi yang terakhir. Oleh karena itu,saya sengaja hadir disetiap Musrenbang per wilayah kecamatan untuk menginventariskan rencana-rencana atau janji bupati yang selama ini belum terealisasi,” kata Abubakar usai menghadiri acara Musrenbang tingkat Kecamatan Gununghalu dan Rongga pekan lalu.

Dia menyebutkan,sejumlah janji yang masih belum terpenuhi diantaranya memperbaiki jalan-jalan rusak.Oleh karena itu,ketika masa baktinya sebagai bupati berakhir, jalan-jalan di KBB sudah dalam kondisi yang baik.”Masih banyak janji yang belum saya penuhi, diakhir masa jabatan, semua jalan di KBB sampai pelosok pedesaan sudah dalam kondisi baik,” harapnya. Ferry/Edy

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here