oleh

Aneh! Soal Dugaan Pungli PKH Ciasem, Polres Subang Nunggu Surat Pernyataan Korban

SUBANG, (PERAKNEW).- Tahapan penanganan kasus dugaan tindak pidana korupsi dan atau Pungutan liar (Pungli) dana Program Keluarga Harapan (PKH) modus Koperasi Simpan Pinjam (Kosipa) oleh Oknum Koordinator Pendamping PKH Kecamatan Ciasem, Ade Ahyani dengan cara memerintahkan para anak buahnya yang bertugas sebagai pendamping PKH tingkat desa, bahwa kasusnya masih tetap pada tahap pemeriksaan para saksi korban oleh Unit Tindak Pidana Korupsi (U Tipikor) Polres Subang.

Hal itu dikatakan Kanit Tipikor Polres Subang, Ipda Donny Kustiawan kepada Perak, “Kasus Dana PKH Ciasem ini masih tahap pemeriksaan para saksi korban dan kami masih menunggu para korbannya menyerahkan surat pernyataan pengakuan dipungut dan yang sudah dikembalikan, Ade Ahyani dan para pendamping sudah diperiksa,” kata Donny di ruang kerjanya, Kamis (4/2/2021).

Aneh. Sementara itu, seperti telah diberitakan Perak diedisi sebelumnya, bahwa sudah jelas dari bukti-bukti video rekaman pengakuan para korban (para KPM PKH), bahwa dana PKH mereka telah dipungut oleh oknum Kocam PKH tersebut, setiap setelah melakukan pencairan, hingga hasil video rekaman Perak itu, sempat tayang di Youtube Perak TV, disitulah jika polisi serius menangani kasus ini, bisa tonton dan bisa menjadikannya sebagai alat bukti petunjuk.

Berikut ini para saksi korban Pungli PKH modus koperasi Ade Ahyani tersebut, yang sudah diwawancarai Perak, diantaranya pengakuan dari sejumlah Ketua Kelompok KPM PKH di Desa Sukamandijaya, NENI ROHAENI, SUPRIATI, ADE RUMIATI, DARINAH, JOJO dan TATO, mengaku atas perintah ADE AHYANI dkk tersebut, telah memungut Iuran wajib koperasi Rp20.000,- dan Iuran pokok koperasi Rp15.000,- per KPM, per tiga bulan pencairan.

Pengakuan 2 (Dua) Ketua Kelompok KPM PKH di Desa Ciasem Girang, RATI’AH, RUSNI dan ERAM atas perintah ADE AHYANI dkk tersebut, Iuran wajib koperasi senilai Rp20.000,- per pencairan.

Pengakuan 2 (Dua) Ketua Kelompok KPM PKH di Desa Ciasem Baru, HARIS dan WARDI mengaku atas perintah ADE AHYANI dkk tersebut, telah memungut Iuran wajib koperasi Rp20.000,- dan Iuran pokok koperasi Rp15.000,- per KPM, per tiga bulan pencairan.

Lebih jelasnya lagi untuk alat bukti petunjuk Polres Subang, bahwa Pungli untuk iuran pokok dan wajib koperasi tersebut, telah diakui juga oleh Ade Ahyani dan dapat dilihat di Youtube PerakTV dengan judul Dugaan Pungli Dana Pkh Kec Ciasem-Subang Modus Koperasi serta Pengakuan Ade Ahyani juga ditayangkan di Youtube Perak TV. (Hendra2)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya