oleh

Agenda Reses Anggota DPRD Kota Metro 2019

METRO-LAMPUNG, (PERAKNEW).- Agenda reses anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Metro, Provinsi Lampung telah memasuki masa akhir di Bulan Maret 2019. Mereka turun ke daerah pemilihannya masing-masing menyerap dan menampung aspirasi masyarakat.

Kali ini Reses DPRD Kota Metro Daerah Pilihan Metro Pusat dilaksanakan di kediaman Ketua Komisi II DPRD Kota Metro dari fraksi partai Golongan Karya (Golkar), Tondi Muammar Gadaffi, Minggu (31/3/2019) malam.

Reses ini pun dihadiri juga oleh Walikota Metro, Achmad Pairin yang sekaligus ketua DPD partai Golkar Kota Metro.

Reses kali ini merupakan reses terakhir setelah beberapa waktu lalu dilakukan reses oleh seluruh anggota DPRD Kota Metro, hal ini diungkapkan oleh Sekertaris DPRD Kota Metro, Budiono, “Maksud dan tujuan diadakannya reses, adalah mengumpulkan aspirasi-aspirasi masyarakat yang nantinya akan kita serap untuk APBD tahun 2020, karena APBD 2019 sudah berjalan, jadi saya sampaikan jangan belanja terus, tapi pendapatan kurang, maka dari itu mari bersama-sama kita dengarkan aspirasi-aspirasi masyarakat untuk memajukan pendapatan Kota Metro agar bisa balance,” ucap Budi.

Hal senada juga disampaikan Tondi MG, aspirasi-aspirasi masyarakat akan ditampung oleh DPRD untuk diserap di APBD tahun 2020, “Sama seperti yang dikatakan pak Budi, kami mengumpulkan aspirasi-aspirasi masyarakat yang nantinya akan kita serap untuk APBD tahun 2020, karena APBD 2019 sudah berjalan, point-point hasil reses ini juga sudah pernah diusulkan di musrenbang kelurahan hingga kecamatan, jadi yang jelas kita sama-sama mencari jalan untuk bagaimana pendapatan daerah kita, belanjanya ada pendapatannya kurang, kan nanti gak balance makanya kita adakan reses ini,” ungkapnya.

Sementara itu, Lurah Imopuro mengharapkan dua usulan agar dapat menjadi prioritas dalam pembangunan di APBD 2020 yang akan datang, “Kita sudah melaksanakan musrenbang dan disitu banyak sekali usulan-usulan yang muncul, usulan yang kami prioritaskan untuk pembangunan drainase, untuk bidang sosial budaya yakni pemakaman samber agar adanya perawatan harapannya mudah-mudahan segera di prioritaskan,” katanya.

Sementara itu, Walikota Metro, Achmad Pairin dalam sambutannya menyampaikan fungsi anggaran, “Saya sudah cari cara untuk usulan perawatan pemakaman, saya sudah berkordinasi dengan kepala dinas terkait, agar sesuai dengan visi Kota Metro, yakni kota wisata keluarga jadi bagaimana kita menciptakan kota yang aman tidak angker, mudah-mudahan segera terlaksana,” kata Pairin. (Wanda)

Berita Lainnya