5 Tahun Urus Sertifikat tak Kunjung Beres, Sekdes Bajulmati Didemo Warga

oleh

5 Tahun Urus Sertifikat tak Kunjung Beres, Sekdes Bajulmati Didemo Warga

BANYUWANGI-JATIM, (PERAKNEW).- Warga Desa Bajulmati berunjuk rasa menuntut pertanggungjawaban Sultan selaku Sekretaris Desa Bajulmati terkait jasa pengurusan sertifikat tanah dan juga akta jual beli, Rabu (26/7).

Masyarakat banyak mengeluh karna uang biaya pengurusan sudah diminta yang nominalnya bervariasi antara 2 juta sampai 4 juta rupiah tetapi sampai sekarang sudah berjalan hampir 5 tahun juga tak kunjung selesai.

Menurut keterangan Jumadi selaku kadus Badolan yang mengawal masyarakatnya agar tidak anarkis dalam unjuk rasa ke desa menyampaikan bahwa masyarakat yang menjadi korban dari sultan seorang Sekdes Bajulmati terkait pengurusan sertifikat dan juga akta jual beli mencapai kurang lebih 100 orang.

Masyarakat yang mengadu ke saya ini hampir 100 orang dari 2 dusun dan akan mengadukan kasus ini ke Polsek Wongsorejo agar diselesaikan,” jelasnya.

Saat masyarakat berbondong-bondong datang ke Polsek Wongsorejo untuk membuat pengaduan, hal ini disambut dan direspon dengan baik oleh pihak Polsek Wongsorejo untuk bisa dimediasikan agar permasalahan ini cepat selesai.

Hal ini juga diungkapkan Awi tokoh masyarakat yang menampung keluhan mereka untuk segera diselesaikan permasalahannya terhadap Sekdes.

“Ini sudah dari tahun 2013 masyarakat menunggu dan tak juga kunjung diselesaikan karena kita minta bukti pendaftaran dari BPN tidak ada,” ungkap Awi.

“Masyarakat itu gak repot kok, asal dikembalikan uangnya dan juga berkas pengurusan tanah itu saja sudah selesai,” imbuh Awi dengan nada santai.

Dan dari pihak Sultan itu sendiri saat dikonfirmasi oleh media menjawab bahwa dirinya bertanggung jawab untuk menyelesaikan tetapi belum ada langkah untuk penyelesaian masalah ini sepenuhnya dikarenakan masih kesulitan dianggaran pendaftarannya.

“Saya bertanggung jawab untuk menyelesaikan dan sudah ada sebagian yang sudah saya daftarkan kok,” jelas Sultan.

Sampai berita ini dipublikasikan belum ada titik temu penyelesaian terhadap masyarakat Desa Bajulmati.

(Leo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *